Tag: layanan dokter hewan terdekat

Mengajak anjing berjalan-jalan

Ingin Mengajak Anjing Berjalan-jalan, Berikut Tips Memilih Collar

Mengajak anjing berjalan-jalan ke mana saja mungkin merupakan impian semua pemilik anjing. Terutama bila anda tinggal di pusat kota, beberapa pusat perbelanjaan bahkan mengizinkan anda membawa peliharaan. Sebelum membawanya ke tempat yang ramai, anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk membeli collar agar anjing anda aman. 

Ketahui juga bahwa collar memiliki banyak jenis dan ukuran yang harus disesuaikan dengan anjing anda. Apabila collar terlalu sempit, anjing anda dapat terluka. Apalagi jika collar terbuat dari bahan yang mampu melukai anjing. Untuk itu, perhatikan tips memilih collar yang sesuai dalam artikel berikut. 

Ketahui Ras Anjing dan Ukurannya

Sebelum membeli collar, cobalah untuk memperhatikan label pada kemasannya. Pada collar-collar tertentu, terdapat tanda pada kemasan yang menjelaskan untuk anjing apakah collar tersebut. Contohnya, di label kemasan tertulis collar untuk anjing ras mini. Dengan begitu, collar itu tidak dapat digunakan untuk anjing berukuran besar, seperti Golden Retriever, dan lain sebagainya. Jika anda memaksakan collar untuk anjing ras mini pada anjing ras besar, besar kemungkinan collar tersebut akan melukai leher anjing. 

Saat anjing dipaksa untuk memakai collar yang sempit, collar tersebut akan merusak kulit anjing. Hal tersebut dapat menyebabkan luka dan infeksi pada kulit anjing. Oleh sebab itu, anda harus segera membawa anjing anda ke dokter hewan terdekat apabila hal ini terjadi pada anda. 

Perhitungkan Ukuran Leher dan Collar Anjing

Terkadang, penjelasan mengenai ras tertentu saja tidak cukup untuk menentukan ukuran collar. Pada beberapa anjing, ukuran mereka dapat lebih kecil atau lebih besar dari ukuran rata-ratanya. Oleh sebab itu, alangkah lebih baik jika anda dapat mengukur leher anjing anda serta memperhitungkannya dengan lebar collar yang ingin anda beli. 

Saat mengukur leher, pertimbangkan pula bulu anjing yang mungkin membutuhkan ekstra ruang. Selain itu, tambahkan sekitar 2-8 cm setelah anda mendapat ukuran leher. Dengan begitu, anjing anda tidak akan tercekik oleh collar. 

Terakhir, anda juga dapat memilih untuk membeli collar yang ukurannya dapat disesuaikan. Collar dengan jenis ini akan memudahkan anda apabila anjing anda masih dalam masa pertumbuhan. Dengan begitu, anda tidak perlu membeli collar baru saat anjing anda beranjak dewasa. 

anjing peliharaan yang cocok

4 Jenis Anjing Peliharaan yang Cocok Dipelihara di Rumah Kecil

Sebelum memelihara anjing, anda pasti memikirkan tentang jenis-jenis anjing peliharaan yang cocok dengan anda. Biasanya, orang cenderung mengutamakan untuk menyocokkan sifat dan karakteristik anjing dengan dirinya. Akan tetapi, mereka terkadang melupakan kebutuhan utama anjing, yaitu tempat tinggal. 

Bagi sebagian anjing, khususnya anjing dengan tubuh besar, berada di dalam rumah kecil akan membuatnya stres. Hal ini terjadi karena tidak ada ruang yang cukup bagi anjing untuk bermain dan berlarian. Oleh sebab itu, tidak semua anjing dapat dipelihara dalam rumah yang kecil. 

Apabila anda memiliki rumah yang tergolong kecil dan sedang memikirkan untuk memelihara anjing, kenali jenis-jenis anjing peliharaan yang cocok untuk anda dalam artikel berikut. 

Cihuahua

Anjing ini merupakan anjing yang populer di kalangan anjing rumahan. Secara umum, cihuahua masuk dalam salah satu ras anjing terkecil di dunia dengan bobot maksimal 3 kilogram dan tinggi maksimal 23 cm. Dengan tubuh semungil itu, tidak heran bahwa banyak pecinta anjing memeliharanya di dalam rumah. 

Secara kepribadian, cihuahua merupakan anjing yang lincah, kuat, dan aktif. Cihuahua juga tergolong ramah, pintar, cepat memahami sesuatu, dan menggemaskan pada manusia disekitarnya. Di samping kegemasannya, Cihuahua juga dapat menjadi galak saat ia dihadapkan dengan situasi asing, seperti kedatangan orang baru yang dicurigainya. Dengan begitu, Cihuahua juga seringkali disebut sebagai anjing kecil si penjaga rumah.

Pomeranian

Anjing ras pomeranian juga tak kalah populer dengan cihuahua. Di kalangan pecinta anjing, terutama yang senang memelihara di dalam rumah, pomeranian seringkali menjadi pilihan. Dengan tubuh yang tidak lebih dari 3 kilogram dan tinggi tidak lebih dari 50 cm, pomeranian dapat menjadi anjing yang tepat bagi anda yang memiliki rumah kecil. 

Bulunya yang lebat membuat pomeranian semakin cocok untuk berada di dalam rumah karena bulunya tidak akan mengenai alam bebas dengan semudah itu.

Poodle

Dengan bulunya yang keriting, anjing poodle banyak mengikat hati pecinta anjing. Konon, sebagian pecinta anjing memilih poodle sebagai anjing peliharaannya karena bulunya yang tidak mudah rontok dan tubuhnya yang kecil. Dengan begitu, poodle dianggap aman untuk dipelihara di dalam rumah. 

Selain itu, poodle juga merupakan salah satu anjing yang mudah dilatih. Oleh sebab itu, memelihara poodle akan semakin menyenangkan. 

Shih Tzu

Apabila anda menyukai anjing dengan bulu yang panjang menjuntai, anda akan menyukai Shih Tzu. Bulunya sangat halus dan dapat dihias seperti anda menghias rambut anak-anak. Tak jarang, bulunya juga seringkali masuk dalam kontes hewan peliharaan. 

Selain bulunya, shih tzu juga merupakan anjing berukuran kecil. Shih tzu dewasa rata-rata hanya memiliki berat 4-7 kg dan tinggi 25cm. Dengan begitu, shih tzu dapat dipelihara dalam rumah yang kecil sekalipun. 

Setelah mempertimbangkan jenis anjing yang cocok di rumah anda, anda juga harus mempertimbangkan hal lainnya sebelum memeliharanya. Pertama, makanan yang sesuai untuk anjing tersebut. Kedua, pastikan anjing mendapat vaksin lengkap agar tidak terjangkit penyakit. Untuk mendapatkan vaksin anjing, anda dapat datang ke dokter hewan terdekat atau memanggil layanan vaksin anjing ke rumah anda. Ketiga, kenali cara perawatan anjing dengan mengakses berbagai informasi di media sosial.

Anjing Tidak Mau Makan

Anjing Tidak Mau Makan, Berikut Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tidak hanya manusia, anjing juga dapat merasakan berkurangnya nafsu makan. Anjing tidak mau makan dapat terjadi karena berbagai hal, termasuk penyakit yang harus diatasi dengan segera. 

Saat anjing tidak mau makan, tubuhnya tidak mendapatkan nutrisi yang seharusnya ia dapatkan. Oleh sebab itu, kenali penyebab dan cara mengatasinya dalam artikel berikut. 

Sedang Terkena Penyakit dan Dalam Pengaruh Obat-Obatan

Sama seperti manusia, anjing juga dapat merasa tidak nafsu makan saat sedang sakit. Dalam hal ini, penyakit pada anjing dapat bermacam-macam, seperti radang pada pankreas atau lambung. Biasanya, kondisi tersebut akan hilang dalam beberapa hari dan anjing anda akan kembali normal. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan jika anjing mengalami penyakit yang lebih serius.

Sementara jika anjing sedang mengonsumsi obat-obatan, anjing juga dapat merasakan hilang nafsu makan. Beberapa obat memberikan efek hilang nafsu makan pada anjing. Hal ini tidak berbahaya dan akan segera kembali pada kondisi normal.

Apabila anjing terus menunjukkan gejala tidak nafsu makan dalam waktu lama, segera bawa anjing anda ke dokter hewan terdekat

Sedang Merasa Sedih

Pertama, anjing dapat sedih apabila ia harus meninggalkan tempat lamanya. Sehubungan dengan itu, anjing membutuhkan waktu untuk memproses perpindahan tersebut. Pada kondisi ini, terdapat masalah emosional yang membuatnya tidak ingin makan. 

Apabila anjing terlihat murung di tempat baru, berikan perhatian lebih untuk mengalihkan pikirannya. Dengan begitu, anjing akan mudah terbiasa di tempat baru. Saat sudah terbiasa, anjing akan kembali pada nafsu makan semula.

Selain itu, kesedihan juga dapat terjadi apabila anjing tidak berada di sekitar pemiliknya. Khususnya pada anjing-anjing yang memiliki sifat sangat manja, terkadang anjing tidak dapat makan apabila berjauhan dengan pemiliknya. Hal ini dapat dilatih secara pelan-pelan dan terus menerus. Dengan begitu, anjing tidak akan kelaparan apabila ditinggal pemiliknya.

Bosan Pada Makanannya

Anjing juga dapat merasa bosan terhadap makanan yang biasa dikonsumsinya. Oleh sebab itu, anda dapat mempertimbangkan untuk mengganti menu makanan anjing.

Untuk mengganti makanan, anda dapat mengganti merek makanan anjing atau mengganti varian makanannya. Apabila anjing anda terbiasa untuk memakan varian ayam, coba ganti dengan varian lainnya. 

Cara lain yang dapat dilakukan adalah mengubah cara penyajian makanan. Apabila biasanya anda menyajikan dalam keadaan dingin, anda dapat merubahnya dengan menghangatkan makanan tersebut. Selain itu, anda juga dapat menambahkan rasa pada makanan anjing dengan menambahkan kuah kaldu di atas makanannya. 

Apabila anjing tetap menolak makan, segera konsultasikan permasalahan tersebut pada dokter hewan. Anda dapat juga memanggil dokter hewan ke rumah melalui layanan dokter hewan dari petcare.

Penyakit Mata Kucing

3 Jenis Penyakit Mata Kucing dan Cara Mengatasinya

Penyakit mata adalah satu satu kategori penyakit yang sering menyerang kucing peliharaan. Ada berbagai jenis penyakit mata kucing mulai dari yang ringan sampai yang berbahaya dan menyebabkan kebutaan.

Faktor yang menyebabkan mata kucing sakit cukup bervariasi. Mulai dari faktor bawaan lahir, makanan yang masuk dan faktor lingkungan kucing.

Berikut akan diulas mengenai beberapa jenis penyakit mata pada kucing dan cara mengatasinya.

Jenis Penyakit Mata pada Kucing dan Cara Mengatasinya

Salah satu tanda paling sering ditunjukan saat mata kucing sakit adalah matanya berair yang membuat kucing lebih sering menggosok area mata.

Infeksi Mata

Infeksi mata atau bisa disebut juga konjungtivitis bisa disebabkan karena adanya infeksi pernapasan yang menyebar ke mata. Gejala paling jelas adalah mata berair dan merah di sekitar bagian luar bola mata. Infeksi mata bisa terjadi hanya di satu mata saja atau di keduanya.

Konjungtivitis bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, jika tidak ada perubahan atau kondisi makin buruk Anda harus segera menghubungi dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan memberikan sembarang salep atau obat apapun karena bisa membuat keadaan kesehatan kucing semakin memburuk.

Katarak

Meski penyakit mata katarak pada hewan menggemaskan ini bisa dibilang jarang terjadi tapi tetap saja memungkinkan kucing Anda menderita katarak. Penyebab katarak pada hewan biasanya adalah cedera mata atau penyakit genetik.

Cara mengatasi hal ini adalah Anda harus melakukan konsultasi ke dokter hewan agar nantinya bisa diberikan pilihan terbaik antara menghambat perkembangan katarak atau melakukan operasi.

Glaukoma

Glaukoma adalah jenis penyakit yang bisa menyerang siapa saja termasuk hewan berbulu seperti kucing dan dikategorikan sebagai penyakit mata yang berbahaya karena dapat menimbulkan kebutaan. 

Penyebab glaukoma dibedakan menjadi dua kategori. Pertama adalah glaukoma primer yang disebabkan oleh penyakit turunan. Kedua adalah glaukoma sekunder yang disebabkan oleh pendarahan pada mata katarak, tumor dan radang mata dalam.

Gejala glaukoma ditandai dengan kornea keruh, mata merah, mata membesar, kucing menyipitkan mata, pupil melebar dan tidak bereaksi dengan baik terhadap cahaya. Cara mengatasi glaukoma hanya bisa Anda dapatkan setelah melakukan kontrol dan konsultasi ke dokter hewan. 

Itulah beberapa jenis penyakit mata pada kucing dan cara mengatasinya. Jika kucing peliharaan Anda mengalami setidaknya satu dari gejala penyakit diatas maka disarankan segera menghubungi dokter hewan agar langsung mendapatkan informasi lengkap mengenai kesehatan kucing.

Anda bisa melakukan konsultasi dokter hewan melalui call center Pet Care. Anda akan ditangani oleh dokter hewan profesional yang sudah berpengalaman. Selain itu, Anda tidak perlu repot keluar dari rumah dan membawa kucing ke klinik hewan karena Pet Care menyediakan layanan dokter hewan ke rumah

Anjing berontak saat mandi

Anjing Berontak Saat Mandi? Simak 4 Tips Memandikan Anjing!

Beberapa anjing menyukai air dan menikmati waktu mandinya. Akan tetapi, beberapa anjing benar-benar tidak menikmati tubuhnya terkena air. Bahkan, beberapa anjing butuh ditangani lebih dari dua orang untuk memandikannya. Jika anjing berontak dan sulit dikendalikan saat mandi, pemiliknya harus mengetahui cara memandikan anjing dengan benar. Simak tips memandikan anjing berikut!

Mandikan Anjing di Tempat yang Tepat

Untuk mengatasi anjing yang berontak saat dimandikan, anda harus lebih kreatif untuk mengatasinya. Pilih tempat mandi yang menyulitkan anjing untuk kabur. Apabila anjing anda besar, anda dapat memilih kamar mandi terluas di rumah yang dapat dikunci saat sedang memandikan anjing. Dengan begitu, anjing tidak akan kabur dengan mudah. Pilihan lainnya adalah di halaman rumah, tetapi akali dengan menyiapkan dua orang dalam memandikan anjing. 

Untuk anjing berukuran kecil, anda dapat memandikannya di kamar mandi berukuran kecil sekalipun. Beberapa jenis anjing yang lebih kecil bahkan hanya memerlukan wastafel atau ember plastik. 

Pakai Shampoo yang Cocok Dengan Anjing Anda

Memberikan shampoo untuk manusia pada anjing bukan merupakan tindakan yang tepat. Dalam hal ini, shampoo manusia tidak dirancang untuk bulu anjing sehingga dapat membuat bulu mereka rontok. Oleh karena itu, akan lebih baik apabila anda memandikan anjing menggunakan shampoo anjing. 

Seperti shampoo manusia, shampoo untuk anjing juga memiliki banyak jenis yang disesuaikan dengan kebutuhan anjing. Jika anjing anda memiliki penyakit kulit seperti jamur, anda bisa memilih shampoo anjing anti jamur. Perhatikan jenis shampoo anjing dan sesuaikan dengan anjing anda. 

Mandikan Anjing Dengan Cara yang Benar

Saat memandikan anjing, terkadang kita tidak memperhatikan apakah air yang digunakan sudah sesuai dengan kebutuhan anjing. Untuk menenangkan anjing, anda dapat memberikan air hangat dalam memandikannya. Akan tetapi, ketahui bahwa tingkat kehangatannya tidak boleh berlebihan agar tidak berpotensi mengganggu kesehatan anjing. 

Saat memandikan anjing, usap tubuh anjing seperti gerakan memeluk dengan shampoo dalam jumlah yang secukupnya. Hal ini dapat menenangkan anjing.

Setelah mandi, terkadang kita melupakan proses pengeringan bulu. Tidak seperti manusia, anjing memiliki bulu yang lebat dan perlu dikeringkan dengan baik. Apabila tidak kering sepenuhnya, anjing akan beresiko terkena jamur dan penyakit kulit lainnya. Oleh sebab itu, penting untuk mengeringkan bulu anjing secara merata dan menyeluruh. 

Tenangkan Keresahan Anjing

Saat berontak, anjing memiliki keresahan yang tidak dapat dimengerti manusia. Entah dia takut air atau takut dengan shampoo, manusia tidak dapat mengerti dengan jelas. Oleh sebab itu, menenangkan keresahan anjing dapat menjadi sulit. 

Pertama, cobalah dengan memeluk dan mengusap anjing sebelum dibasahi dengan air. Setelah itu, basuh air sambil mengajaknya berbicara. Bila perlu, bawa mainan kesukaan anjing agar anjing anda dapat terdistraksi dari kegiatan yang tidak disukainya itu. 

Setelah selesai, berikan anjing anda makanan atau mainan yang disukainya. Hal ini akan membuat anjing anda senang dan mengurangi rasa takutnya. 

Apabila terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kemasukan air pada kuping atau jamur pada kulit anjing, segera konsultasikan pada dokter hewan terdekat. Bila perlu, panggil layanan dokter hewan ke rumah untuk mendapat penanganan tercepat.

Ganti Makanan Kucing

Mau Ganti Makanan Kucing? Catat, Ini Caranya!

Ganti makanan kucing adalah salah satu hal yang banyak dilakukan oleh pemilih hewan peliharaan. Terutama bagi para pemula.

Kebanyakan masih belum tahu bahwa sering ganti makanan tidak baik untuk kesehatan hewan kesayangan kita.

Alasan mengganti makanan sangatlah beragam, mulai dari tergiur promo makanan lain, merasa kucing tidak cocok dengan makanan nya sampai gara gara stok makanan di toko nya sudah habis.

Tahukah Anda? Mengganti makanan kucing tanpa aturan bisa menyebabkan kucing kita sakit dan mengalami resiko berbahaya lainnya.

Lalu, gimana sih cara ganti makanan kucing? Simak penjelasannya dibawah ini.

Proses dan Cara Mengganti Makanan Kucing

Perlu Anda ketahui, kucing membutuhkan proses pergantian makanan minimal satu satu minggu. Berikut alur tahapan yang bisa menjadi petunjuk disaat Anda ingin mengganti makanan kucing.

  • Hari pertama dan kedua, campurkan 30% makanan baru dan 70% makanan lama.
  • Selanjutnya, dihari ketiga dan keempat, buat menjadi 50:50 dalam porsi makanannya.
  • Hari kelima dan keenam, lakukan kebalikan dari hari 1 dan 2 yaitu 70% makanan baru dan 30% makanan lama.
  • Hari ketujuh, kucing bisa mendapatkan makanan barunya 100%

Namun, mengganti makanan kucing terlalu sering sangat tidak dianjurkan. Pasalnya, makanan yang sering diganti bisa menyebabkan masalah pencernaan untuk kucing kesayangan Anda. 

Maka dari itu, Anda wajib tahu kapan waktu yang tepat untuk mengganti makanan kucing agar Anda bisa memberikan nya tepat waktu.

Waktu yang Tepat untuk Ganti Makanan Kucing

Waktu penggantian makanan sangat penting. Anda tidak bisa menggantinya hanya karena sedang ada promo makanan. Ini beberapa kondisi dan waktu yang tepat untuk mengganti makanan kucing.

Setelah Steril

Kucing yang belum di steril dan sudah steril memiliki aktivitas yang berbeda sehingga nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya juga berbeda. Disaat seperti inilah Anda bisa ganti makanan kucing.

Saat Beranjak Dewasa

Bayi kucing, anak kucing dan kucing dewasa adalah tahapan hidup kucing. Nutrisi untuk memenuhi pertumbuhan di setiap tahapan hidup mereka pun berbeda. 

Makanan untuk anak kucing lebih membutuhkan kandungan lemak, protein dan mineral. Sementara kucing dewasa membutuhkan glukosamin dan kondroitin.

Ada beberapa kondisi lain yang memperbolehkan Anda mengganti makanannya seperti kucing tidak ada nafsu makan dan saat bulunya bermasalah.

Meski begitu, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter hewan agar mendapat arahan yang paling tepat. 

Anda tidak perlu membawa kucing peliharaan ke klinik hewan sebab layanan dokter hewan ke rumah yang disediakan oleh Pet Care bisa menjadi solusi nya. Hubungi call center Pet Care dan dapatkan konsultasi langsung dari dokter hewan profesional.

Vaksin Rabies Kucing

Mengenal Vaksin Rabies Kucing dan Estimasi Biayanya

Vaksin rabies yang diberikan kepada kucing peliharaan merupakan bentuk kasih sayang pemilik yang tidak ingin kucing kesayangannya terkena penyakit berbahaya. Vaksin rabies diharapkan dapat menjadi antibodi yang menjaga kondisi tubuh kucing tetap sehat.

Apa Itu Vaksin Rabies?

Vaksin rabies kucing adalah salah satu jenis vaksin yang penting dan wajib kalian berikan kepada anabul. Vaksin berfungsi untuk menjaga dan menghindari kucing terpapar rabies.

Penyakit rabies akan menyerang sistem kekebalan tubuh kucing dan bisa menular ke manusia. Rabies bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, diberikannya vaksin kepada kucing diharapkan bisa menjadi antibodi untuk kucing.

Rabies bisa disebabkan karena gigitan hewan yang terinfeksi. Gejala yang biasanya ditimbulkan saat kucing terinfeksi rabies adalah sering mengeluarkan air liur, perubahan perilaku dari tenang menjadi gelisah dan terkadang menjadi lebih agresif.

Syarat Vaksin Rabies

Sebelum melakukan vaksinasi, ada beberapa persyaratan seperti hewan harus dalam kondisi fit, tidak diare, tidak demam, sudah memenuhi persyaratan usia dan tidak memiliki masalah kulit.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Vaksin?

Vaksinasi kucing tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan jika Anda melakukan vaksinasi kucing sesuai dengan jadwal nya.

Untuk waktu vaksinasi kucing biasanya dimulai pada usia 6-8 minggu, kemudian setelah berusia 20 minggu kucing sudah bisa melakukan vaksin rabies. Vaksin penguat akan diulangi setahun kemudian.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai kapan waktu yang tepat untuk vaksinasi hewan terutama kucing kalian bisa menghubungi call center Pet Care untuk melakukan konsultasi.

Berapa Biaya Vaksin Rabies?

Biaya vaksin hewan seperti kucing sangat beragam. Beberapa faktor yang mempengaruhi perbedaan biaya vaksinasi adalah jenis vaksin dan daerah tempat tinggal.

Untuk vaksin rabies yang disedikan oleh Pet Care memiliki kisaran harga Rp150,000.00. Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dan yang paling penting adalah hewan kesayangan Anda akan ditangani langsung oleh dokter hewan berpengalaman.

Layanan Vaksin Kucing di Rumah

Layanan vaksin kucing di rumah tentu lebih praktis. Anda tidak perlu membawa hewan peliharaan keluar rumah, cukup dengan pesan layanan vaksin hewan di rumah melalui call center maupun aplikasi Pet Care.

Anjing Berontak saat Potong Kuku

Anjing Berontak Saat Potong Kuku, Berikut Cara Menanganinya! 

Sebagai pemilik anjing, anda tentu mengetahui bahwa anjing membutuhkan perawatan pada seluruh tubuhnya, termasuk kuku. Apabila anjing dibiarkan tinggal di dalam rumah, kuku anjing akan semakin panjang dan tidak bisa dipotong secara alami. Pada banyak kasus, anjing peliharaan cenderung berontak, tidak suka, atau menunjukkan tanda kecemasan saat kita ingin memotong kukunya. Terkadang, hal ini juga membuat anda ragu dalam memotong kuku anjing. Sebenarnya, anjing berontak saat potong kuku memiliki cara penanganan khusus yang mudah, yaitu sebagai berikut. 

Lakukan Kebiasaan Memotong Kuku Secara Rutin

Bagi anjing, melakukan sesuatu yang dibiasakan terus-menerus akan dapat menenangkannya. Apabila anda merawat anjing anda sejak kecil, buatlah jadwal rutin untuk memotong kukunya. Selain itu, buatlah kegiatan tersebut menjadi lebih rileks. 

Perhatikan Bahasa Tubuh Anjing

Anjing merupakan hewan yang akan memperlihatkan ketidaknyamanannya melalui gerak-gerik, seperti berontak. Anda sebagai pemilik anjing harus memahami ketidaknyamanan tersebut dan sebisa mungkin menenangkannya. Anda bisa memberikan pelukan, usapan, serta berikan jeda sebelum lanjut memotong. Apabila anjing sudah terlihat tenang, anda bisa lanjut memotong hingga selesai. Setelah kuku selesai dipotong, berikan cemilan anjing sebagai hadiah. 

Pahami Cara Memotong Kuku yang Benar

Saat anjing berontak, bisa jadi cara anda memotong kukunya belum benar. Jika ini terjadi, anjing akan merasa kesakitan sehingga terus memberontak. Oleh sebab itu, kenali terlebih dahulu cara yang benar dalam memotong kuku anjing. 

Pertama, pilihlah jenis gunting kuku yang khusus untuk anjing. Gunting kuku tersebut telah sesuai terhadap ukuran anjing. 

Kedua, raih satu kaki anjing secara erat. Meskipun erat, jangan biarkan anjing merasa ketakutan dengan cengkraman anda. Gunakan ibu jari anda untuk menekan bantalan kaki anjing agar dapat melihat kuku dengan jelas. Kemudian, potong kuku secukupnya. Jangan memotong kuku anjing terlalu pendek karena beresiko pendarahan. 

Apabila terjadi pendarahan, segera berikan obat untuk menghentikannya. Bila perlu, bawa anjing anda ke dokter hewan terdekat

Menjaga kuku anjing sama pentingnya dengan menjaga tubuh anjing tetap bersih. Oleh karena itu, jangan memaksakan diri apabila anda tidak bisa melakukannya. Datangi profesional atau dokter hewan untuk membantu anda memotong kuku anjing.

kucing mau melahirkan

Kucing Mau Melahirkan? Ini Ciri-Ciri serta Cara Membantunya

Kucing mau melahirkan? Segera bekali diri kalian dengan pengetahuan seputar ciri ciri serta pertolongan pertama saat kucing akan melahirkan. Penting bagi kalian untuk merasa percaya diri dalam membantu proses kucing melahirkan.

Kucing akan mengandung selama 60 hari, setelahnya akan menunjukan beberapa ciri ciri mau melahirkan. Anda perlu membuat kucing merasa bahagia dan tidak stres agar induk kucing bisa melahirkan dalam kondisi psikologis yang sehat.

Lalu, apa aja sih ciri-ciri kucing mau melahirkan dan bagaimana cara membantunya? Berikut ulasannya.

Ciri Ciri Kucing Mau Melahirkan

Timbul Puting Susu

Perubahan yang paling bisa Anda lihat adalah puting susu tampak lebih menonjol serta terjadi perubahan warna menjadi lebih cerah atau sebaliknya.

Mencari Tempat Aman dan Nyaman

Ciri-ciri kucing mau melahirkan selanjutnya adalah ia akan mencari tempat yang nyaman dan dirasa aman. Tempat itu bisa saja berupa atap rumah, lemari pakaian, kolong tempat tidur sampai gudang.

Gelisah dan Banyak Mengeong

Apabila kucing peliharaan Anda sudah terlihat lebih sering mengeong dan terlihat gelisah, hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa proses melahirkan sudah lebih dekat.

Sering Menjilati Tubuhnya

Tidak hanya mengeong, kucing yang mau melahirkan akan lebih sering menjilati tubuhnya, terutama pada area alat kelamin kucing. Menjilat tubuhnya sendiri akan membantu mendorong hormon yang akan mempermudah proses melahirkan.

Mengalami Kontraksi

Kontraksi yang terlihat berupa rahim kucing yang mendorong bayi agar segera keluar. Saat mengalami kontraksi, kucing akan mengeong kesakitan bahkan bisa mengeluarkan darah.

Cara Membantu Kucing Melahirkan

Sebagai pemilik kucing, pastinya Anda ingin membantu mereka melahirkan dengan nyaman dan mengharapkan bayi kucing yang sehat, bukan? Nah, berikut ini beberapa cara membantu kucing melahirkan yang perlu Anda perhatikan dan pahami.

  • Persiapkan tempat yang nyaman dan aman dari berbagai gangguan
  • Meletakan heating pad, handuk atau kain bersih lainnya agar setelah melahirkan anak kucing tetap hangat
  • Pastikan nutrisi induk kucing selalu terpenuhi
  • Hubungi dokter hewan apabila Anda membutuhkan bantuan dari tenaga professional

Setelah melahirkan, Anda harus tetap memeriksa dan memperhatikan kondisi induk serta bayi kucing, apabila menunjukan perubahan atau gejala yang tidak biasa maka Anda bisa memanggil layanan dokter hewan terdekat yang selalu siap membantu memberikan perawatan terbaik untuk kucing.