Kucing Kurus? Ini Penyebab Serta Cara Menanganinya

Kucing kurus merupakan suatu keadaan yang tidak jauh mengkhawatirkan nya dengan keadaan kucing yang terlalu gemuk. Seperti yang kita tahu, kucing adalah salah satu hewan yang terkadang lebih suka makan, berbaring dan tidur siang daripada terus menerus bergerak dan bermain.

Hal tersebut terkadang membuat para pemilik hewan peliharaan khawatir jika kucing kesayangannya mengalami obesitas. Namun, sedikit dari pet owner yang sadar bahwa penurunan berat badan juga bisa membahayakan kesehatan anabul. 

Memang benar bahwa kucing juga mengalami perubahan berat badan seperti manusia. Perubahan ini tentu dipengaruhi oleh banyak faktor termasuk pertumbuhan usia, jenis kelamin, makanan yang diberikan sampai pola hidupnya sehari-hari. 

Namun, jika berat badan kucing terus menurun bahkan terlihat sangat kurus disarankan untuk segera konsultasi ke dokter hewan. Melalui artikel ini, Pet Care akan membagikan beberapa penyebab berat badan kucing mengalami penurunan. Berikut ulasannya.

Penyebab Berat Badan Kucing Menurun

Banyak dari kita yang mengasumsikan penurunan berat badan kucing ini karena perubahan jenis makanan dan kurangnya snack untuk kucing. Padahal penyebab kucing kurus bisa saja dikarenakan kondisi medis alias kucing sedang sakit.

  • Kucing mengalami gastrointestinal. Kondisi yang mengganggu masalah pencernaan yang berupa alergi makanan dan masalah pada fungsi usus kecil.
  • Kucing menderita penyakit hati. Jika kucing kesayanganmu mengalami penurunan berat badan yang disertai dengan muntah dan lesu segera bawa ke dokter hewan.
  • Hairball yang tidak keluar. Bulu yang dijilat oleh kucing dan tertelan namun tidak bisa dikeluarkan lagi bisa mengakibatkan kucing mengalami regurgitasi, sembelit yang menyebabkan penurunan berat badan.
  • Kurangnya asupan nutrisi. Penurunan nafsu makan juga bisa dikarenakan kurangnya vitamin B dalam tubuh kucing.

Nah itu dia beberapa hal yang bisa menyebabkan kucing menjadi kurus atau mengalami penurunan berat badan. Jika kucingmu tidak nafsu makan dan berat badannya menurun, sebaiknya langsung periksa ke dokter hewan.

Pet Care menyediakan dokter hewan ke rumah untuk memudahkan Anda dalam memberikan penanganan yang terbaik dan paling tepat sesuai dengan kondisi kesehatan Anabul. Cukup dengan menghubungi call center dan jadwalkan konsultasi dengan dokter hewan berpengalaman.

Ini Cara Memotong Kuku Kucing Yang Benar Dan Aman

Cara memotong kuku kucing seringkali dicari oleh para pemiliki anabul yang ingin belajar memotong kuku kucing sendiri di rumah. Seperti yang kita tahu, kucing merupakan salah satu hewan yang cukup aktif, sehingga banyak dari pet owner kesulitan karena anabul bisa saja berontak saat kukunya sedang di potong.

Kuku kucing akan memanjang seiring berjalannya waktu dan kuku yang panjang tersebut bisa saja melukai Anda ketika sedang bermain dengan anabul. Selain itu, kuku yang terlalu panjang juga bisa melukai bantalan kaki kucing. Maka dari itu, menjaga kuku kucing agar tidak terlalu panjang dengan cara memotongnya adalah hal yang harus rutin dilakukan.

Nah sekarang Pet Care akan berbagi informasi mengenai cara memotong kuku kucing yang benar dan aman. Mau tahu gimana prosesnya? Simak ulasannya berikut ini.

Cara Memotong Kuku Kucing

Memotong kuku kucing diperlukan kesabaran karena prosesnya bisa berbeda beda tergantung sifat kucing kesayangan kita. Selain itu, Anda juga perlu hati-hati supaya tidak melukai kucing dan diri anda sendiri. Berikut beberapa cara memotong kuku kucing yang bisa Anda coba di rumah.

  • Lihat mood kucing. Potonglah kuku kucingmu di saat mereka sedang tidak marah agar prosesnya menjadi lebih mudah.
  • Buat kucing nyaman. Lakukan proses pemotongan disaat kucing sudah nyaman dipangkuan Anda dan saat mereka mulai mengantuk atau setelah makan.
  • Gunakan alat pemotong kuku kucing. Alat ini akan membantu Anda memotong kuku kucing dengan tepat, tahan kuku yang hendak dipotong dan berikan tekanan yang kuat pada alatnya agar kuku bisa dipotong dengan sempurna.
  • Jangan potong kuku kucing terlalu banyak. Batasan memotong kuku anabul adalah bagian atas merah muda tempat pembuluh darah dan ujung saraf berada. Memotong kuku terlalu banyak bisa menyebabkan nyeri bahkan sampai berdarah.
  • Berhenti saat mereka mulai berontak. Jangan memaksakan untuk langsung menggunting seluruh kuku kucing karena biasanya mereka akan mulai tidak nyaman setelah dua sampai tiga kuku terpotong. Segera berhenti dan biarkan mereka main lagi. Lakukan pemotongan kuku di lain waktu.
  • Memberikan hadiah. Berikan snack kucing sebagai hadiah setiap kukunya berhasil dipotong. Hal ini akan menghindari kucing dari stres dan pengalaman yang tidak menyenangkan saat potong kuku.
  • Buat jadwal khusus. Menjadikan potong kuku sebagai kegiatan rutin akan lebih memudahkan Anda untuk mengendalikan anabul saat kukunya dipotong. Misalnya setiap 14 hari sekali.

Itulah beberapa cara memotong kuku kucing yang bisa Anda coba dirumah. Lakukanlah dengan santai dan dalam keadaan senang agar kucing tidak merasa dalam bahaya. Jika Anda membutuhkan informasi lainnya seputar hewan peliharaan, kunjungilah social media dan blog Pet Care.

Cara Membersihkan Telinga Kucing Dengan Mudah Dan Tepat

Cara membersihkan telinga kucing merupakan bagian dasar yang harus kalian pelajari ketika berniat untuk memelihara kucing. Kebersihan telinga kucing yang terjaga bisa menghindari berbagai hal buruk yang mungkin terjadi seperti gatal-gatal dan infeksi. Selain itu, kucing juga akan lebih nyaman dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

Kucing adalah salah satu jenis hewan peliharaan yang paling banyak disukai karena fisik dan tingkahnya yang menggemaskan. Namun, mereka juga rentan akan penumpukan kotoran pada area indra pendengarannya. Maka dari itu, kita sebagai pemilik dan pecinta hewan wajib tahu hal dasar mengenai kebersihan indra pendengaran kucing mulai dari cara membersihkannya sampai cara merawatnya.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat membersihkan telinga kucing

Sebelum membahas tentang cara membersihkan telinga kucing dengan mudah dan tepat, yuk cari tahu dulu apa saja yang perlu diperhatikan dalam membersihkan telinga kucing dibawah ini.

Saat sedang membersihkan telinga kucing, perhatikan apakah terdapat tanda-tanda infeksi pada indra pendengarannya. Lalu, seperti apasih gejala infeksi yang perlu diwaspadai? Berikut daftarnya.

  • Telinga berbau
  • Kotoran telinga kucing berwarna hitam
  • Kucing nampak kesakitan saat telinganya disentuh
  • Kotoran telinga berlebihan
  • Sering menggaruk telinga secara berlebihan

Jika kucing Anda menunjukan salah satu atau beberapa gejala diatas saat telinganya akan dibersihkan, bisa jadi indra pendengarannya sedang terinfeksi atau bahkan sedang terkena kondisi medis lainnya. Segera konsultasikan dengan dokter hewan untuk diperiksa lebih lanjut.

Anda bisa menggunakan layanan dokter hewan ke rumah dari Pet Care untuk melakukan konsultasi dengan dokter hewan profesional dan berpengalaman. Cukup dengan menghubungi call center Pet Care untuk tentukan jadwal konsultasi.

Cara membersihkan telinga kucing

Membersihkan telinga kucing bisa dibilang cukup mudah jika kita sudah terbiasa melakukannya. Bagi yang baru pertama kali mencoba, dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran. Berikut beberapa langkah-langkah membersihkan telinga kucing yang bisa kalian praktikkan di rumah.

  • Siapkan alat pembersih kuping kucing seperti cotton-bud serta cairan pembersih telinga yang diformulasikan khusus untuk kucing. Siapkan juga handuk untuk menyelimuti kucing saat ia berontak.
  • Gendong kucing secara lembut, ini ditujukan untuk membangun kenyamanan pada kucing saat berada dipangkuan kita. Gunakanlah handuk yang sudah disiapkan.
  • Periksa kondisi kebersihan telinga saat kucing sudah mulai nyaman, jika menunjukan tanda infeksi seperti yang sudah dibahas diawal langsung hubungi dokter hewan terdekat.
  • Meneteskan cairan pembersih khusus. Saat sudah dipastikan tidak adanya gejala infeksi, kalian bisa mulai meneteskan cairan pembersih khusus dengan cara menarik telinga kucing secara perlahan dan teteskan sesuai petunjuk pemakaian, kemudia pijat bagian luar telinga.
  • Mulai bersihkan dengan cotton-buds. Setelah membiarkan cairan berada di telinga kucing selama kurang lebih 5 menit, bersihkan dengan menggunakan cotton-buds secara perlahan.
  • Berikan snack kucing sebagai hadiah. Cara terakhir ini bisa menjadi pengalaman positif terhadap kucing agar kedepannya bisa memudahkan Anda dalam membersihkan indra pendengarannya.

Itu dia cara membersihkan telinga kucing. Kebersihan serta kesehatan hewan yang kita adopsi merupakan tanggung jawab kita. Selain itu, rutin membersihkan telinga dan merawatnya bisa menjadi tanda perhatian yang menunjukan kasih sayang kita terhadap hewan menggemaskan ini.

Anjing Termahal di Dunia? Intip Dua Ras Ini, Yuk!

Anjing termahal di dunia ternyata tidak hanya berasal dari benua Amerika dan Eropa, loh. Faktanya, ada juga anjing yang berasal dari China dan masuk ke dalam daftar anjing termahal. Ingin memiliki salah satunya? Yuk, kenalan dan simak tips perawatan dua anjing mahal ini! 

Tibetan Mastiff

Jenis Tibetan Mastiff merupakan anjing asal Tibet yang berukuran sangat besar dan mahal. Bahkan, anjing ini disebut-sebut sebagai salah satu anjing terbesar di dunia dengan berat mencapai 55 kilogram. Selain itu, Tibetan Mastiff juga merupakan golongan anjing termahal di dunia. Bagaimana tidak, untuk memelihara seekor Tibetan Mastiff anda harus merogoh kocek sekitar 20 milyar rupiah. 

Harga tersebut memang terdengar fantastis. Namun, bila melihat kegemasan serta kepintaran Tibetan Mastiff, pecinta hewan mana pun akan tertarik kepadanya. 

Perawatan anjing termahal ini juga tergolong sedang. Hal terpenting adalah memberikan makanan dengan kualitas tinggi yang memenuhi nutrisi harian mereka. Bila tidak, bulu mereka akan rontok dan merusak keindahan bulunya. Selanjutnya, Tibetan Mastiff juga butuh untuk dilatih, baik cara bersosialiasi dengan manusia ataupun hewan lain. 

Tidak lupa, anda juga harus memberikan olahraga yang cukup. Di samping tubuhnya yang besar serta terlihat kuat, Tibetan Mastiff memerlukan intensitas olahraga yang cukup banyak agar badan serta jiwanya tetap sehat. 

Lalu, perhatikan lingkungan sekitar serta tubuh mereka. Sejalan dengan fakta bahwa mereka merupakan anjing termahal, Tibetan Mastiff juga sangat selektif terhadap lingkungannya. Mereka akan lebih senang di tempat yang tenang serta nyaman untuk ditinggali. 

Terakhir, memiliki Tibetan Mastiff juga berarti kunjungan ke dokter hewan secara rutin. Mereka tidak boleh tertinggal dari jadwal vaksinnya serta pengecekan rutin lainnya. Karena harganya yang mahal, pastinya perawatannya juga cukup merogoh kocek. Untuk mendapatkan vaksin, anda dapat menggunakan layanan vaksin anjing di rumah atau datang ke dokter hewan terdekat.

Chow Chow

Anjing dengan nama unik ini merupakan anjing asal China. Mereka terkenal dengan bulunya yang tebal serta wajah yang memiliki ciri khas. Mereka juga tergolong ke dalam anjing dengan ukuran besar, yaitu sekitar 30 kilogram. Dengan ukuran dan keunikannya, Chow Chow juga masuk ke dalam daftar anjing termahal di dunia. Bila ingin memelihara mereka, anda harus menyiapkan 120-150 juta rupiah. 

Satu hal yang harus diperhatikan sebelum memelihara Chow Cow, yaitu perawatannya. Pertama, bulunya yang lebat seperti beruang ini harus selalu di perhatikan. Karena ketebalannya, sangat wajar bila perawatan bulu mereka membutuhkan biaya ekstra, dari biaya mandi hingga grooming. 

Serupa dengan Tibetan Mastiff, Chow Chow juga harus mendapatkan olahraga yang cukup. Namun, keduanya sedikit berbeda karena Chow Chow cenderung lebih tenang daripada Tibetan Mastiff. Jadi, intensitas olahraganya dapat sedikit lebih kecil. 

Lalu, Chow Chow juga memerlukan latihan agar dapat berinteraksi dengan baik dan tidak membahayakan manusia atau hewan lain. Dengan berat dan ukurannya yang tergolong besar, Chow Chow tentunya dapat dengan mudah menyerang apabila tidak diajarkan secara benar. 

Terakhir, Chow Chow juga memerlukan nutrisi tinggi. Selain itu, anda juga harus memerhatikan kesehatannya melalui vaksin serta pengecekan rutin ke dokter.

Penting juga untuk diketahui bahwa harga anjing di atas bersifat tentatif dan bergantung pada faktor lainnya, seperti bagaimana garis keturunannya, usianya, hingga lokasi anda. 

Ingin Memelihara Anak Anjing? Ketahui Hal-hal Berikut, Yuk! 

Memelihara anak anjing dapat menjadi hal yang paling menyenangkan. Selain itu, anak anjing juga dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi kita yang merawatnya. Namun, memelihara anak anjing juga harus diikuti dengan sejumlah tanggung jawab serta persiapan khusus. Yuk, kenali hal-hal berikut sebelum Anda memelihara anak anjing! 

Menyiapkan Diri Serta Lingkungan Untuk Anak Anjing

Sebelum memelihara anak anjing, ada baiknya anda telah menyiapkan diri serta menyiapkan lingkungan yang nyaman untuk mereka. Hal ini meliputi persiapan mental anda sebagai perawat, menyiapkan kebutuhan anjing seperti makanan, tempat tinggal, dan lain sebagainya. Lalu, anda juga harus memikirkan apakah tempat yang anda berikan cukup nyaman untuk anjing atau tidak. 

Memberikan Latihan yang Tepat

Latihan untuk anjing sebenarnya paling tepat diberikan pada anak anjing. Anak anjing masih cenderung polos dan mudah untuk diajarkan. Akan tetapi, jangan berikan latihan yang sulit terlebih dahulu. Sebaliknya, berikan latihan dasar, seperti pelajaran tempat tidur, tempat buang air kecil serta besar, dan cara bersikap di depan orang lain. Setelahnya, baru berikan latihan-latihan lainnya. 

Mempelajari dan Memberikan Perawatan yang Sesuai

Sebagai makhluk hidup baru, anak anjing tentunya memerlukan perawatan khusus. Saat anda ingin memberikan makanan, anda harus menyesuaikan makanan tersebut dengan umur anak anjing anda. Biasakan untuk membaca terlebih dahulu jenis makanan yang sesuai untuk usia anjing. Bila anda membeli makanan kemasan, biasanya kemasannya telah mengandung informasi tentang usia dan jenis anjing. 

Anda juga harus mengetahui tentang jadwal mandi, kapan anak anjing anda diperbolehkan untuk mandi. Biasanya, anak anjing yang baru lahir tidak boleh mandi hingga mereka menyentuh usia tertentu. 

Memberikan Pengecekan Rutin ke Dokter Hewan

Berkaitan dengan kesehatan, termasuk bulu, gigi, dan lain sebagainya, anda harus memeriksakan anak anjing anda ke dokter hewan. Dengan begitu, anak anjing anda akan terhindar dari resiko-resiko terjangkit penyakit dan dapat mendeteksi dini hal-hal yang tidak diinginkan. Pengecekan rutin ini dapat anda lakukan setiap beberapa bulan sekali atau konsulitasikan langsung mengenai jadwal pada dokter hewan anda. 

Tidak ketinggalan, anda juga harus memerhatikan jadwal vaksin rutin. Untuk vaksin, anda dapat memanggil layanan vaksin hewan di rumah atau mendatangi dokter hewan terdekat. Bagi anak anjing, vaksin rutin sejatinya telah dapat diberikan sejak mereka berusia tiga bulan. Dalam satu tahun pertama, mereka memerlukan beberapa vaksin yang harus diberikan pada rentang waktu yang cukup berdekatan. Untuk mengetahui lebih lanjut, baca artikel tentang vaksin anjing lainnya. 

Mengenal Kucing Ragdoll, Karakteristik Dan Cara Merawatnya

Kucing ragdoll adalah salah satu kucing ras yang banyak dijadikan sebagai hewan peliharaan di rumah. Karakteristik kucing ini yaitu memiliki tubuh panjang dan besar yang disertai dengan bulu tebal yang lembut. 

Selain itu, kucing ragdoll dikenal sebagai kucing dengan sifat yang penyayang, ramah terhadap anak-anak dan mudah berbaur. Masih banyak karakteristik dan keunikan ragdoll yang akan Anda rasakan ketika sudah memeliharanya.

Karakteristik Fisik dan Sifat Ragdoll

Setiap ras kucing memiliki keunikan dan karakteristiknya masing-masing. Ragdoll mempunyai daya pikat baik dari fisik sampai sifatnya. Lalu, apa saja karakteristik dari kucing ras ragdoll? Berikut beberapa karakteristik nya.

  • Mata bulat berwarna biru
  • Telinga tegak
  • Paduan warna ekor yang unik
  • Bulu tebal dan halus
  • Letak warna bulu tidak sama disetiap ras ragdoll
  • Ramah pada anak-anak
  • Memiliki sifat penyayang

Setelah mengetahui karakteristik kucing ras satu ini pasti Anda semakin tertarik untuk mengadopsinya kan? Sebelum Anda mengadopsi kucing ini, sebaiknya ketahuilah beberapa cara merawat kucing ras yang satu ini agar Anda bisa bersamanya dalam waktu yang lama.

Cara Merawat Kucing Ragdoll

Ragdoll jadi pilihan yang tepat sebagai hewan peliharaan di rumah karena perawatannya bisa dikatakan jauh lebih mudah dibandingkan kucing ras lainnya. Misalnya, Bulu ragdoll memang lebat tapi tidak mudah rontok. Anda cukup rutin menyisir bulunya saja agar tetap terlihat sehat.

Selain itu, memandikannya seminggu sekali dan menggunakan shampoo anti kutu dan bersihkan telinganya minimal seminggu sekali sudah cukup untuk menjaga kebersihan tubuhnya. Untuk pemberian makanan, Anda boleh memberikan makanan kering atau makanan basah. Yang penting adalah Anda mencukupi kebutuhan nutrisi dalam tubuhnya. 

Sementara, untuk perawatan secara umum, Anda bisa melakukan pemeriksaan rutin atau anabul check-up di dokter hewan. Hubungi call center atau gunakan aplikasi Pet Care untuk menentukan jadwal konsultasi dan pemeriksaan untuk hewan kesayangan Anda. Pet Care menyediakan layanan dokter hewan ke rumah sehingga dalam proses pemeriksaannya akan lebih memudahkan Anda.

Anjing Galak Pada Manusia, Mengapa Hal Itu Terjadi? 

Anjing galak pada manusia bukan merupakan hal baru lagi. Bagi sebagian anjing, manusia dapat terlihat sangat menakutkan. Jadi, mereka cenderung mengeluarkan sikap defensif dengan menggonggong, melawan, dan lain sebagainya. Sebenarnya, banyak hal juga menjadi alasan mengapa mereka galak pada manusia. Yuk, mari kita kenali alasan-alasan anjing galak dalam artikel berikut! 

Alasan Anjing Bersikap Galak Dengan Manusia

Banyak orang memelihara anjing karena menganggap mereka merupakan hewan peliharaan yang jinak. Namun, tidak sedikit juga anjing yang bersikap kebalikan, alias galak terhadap manusia. 

Ada banyak alasan mengapa mereka kerap menunjukkan sikap galak tersebut. Pertama, jenis kelamin. Tahukah anda bahwa anjing jantan dan betina memiliki tingkat agresivitas yang berbeda? Ya, anjing jantan cenderung lebih agresif dibandingkan anjing betina. 

Kedua, mereka juga bisa bersikap galak karena tidak terbiasa dengan manusia. Terkadang, anjing tidak memiliki kesempatan yang banyak untuk berkenalan dengan manusia baru selain pemiliknya. Mereka kebingungan dan tidak mengerti cara berinteraksi dengan manusia. Akibatnya, mereka akan menunjukkan sikap aneh yang akan diterjemahkan manusia menjadi kegalakan. 

Alasan selanjutnya adalah rasa terancam yang dirasakan anjing. Pada anjing yang terbiasa menjaga rumah, mereka mungkin merasa terancam saat ada manusia asing dan memprosesnya sebagai manusia yang mengancam keberadaannya. 

Tidak hanya itu, anjing juga dapat memiliki trauma yang menyebabkan mereka takut dengan manusia. Mungkin, pemilik sebelumnya atau manusia yang ditemui sebelumnya pernah menyiksa mereka. Oleh sebab itu, bentuk “galak” tersebut sebenarnya adalah wujud stress atau takut mereka.

Terakhir, anjing yang memiliki masalah kesehatan juga dapat menimbulkan sikap galak. Saat merasakan sakit, anjing cenderung merasakan tidak nyaman sehingga mudah marah. Dengan kata lain, mereka menjadi terangsang dan agresif karena menganggap manusia mengganggu serta menambah kesakitan mereka. 

Penting untuk diingat, anda sebagai pemilik juga harus berusaha memahami alasan dibalik kegalakan anjing ini. Apabila anjing anda menunjukkan gejala terserang suatu penyakit, segera datangi dokter hewan terdekat atau memanggil dokter hewan ke rumah yang disediakan oleh PetCare.

Makanan Anjing yang Paling Cocok Untuk Ras Mini

Makanan anjing dapat bermacam-macam bentuk, rasa, jenis, bahkan tekstur. Khususnya untuk anjing ras mini, anda tidak boleh memberikan makanan yang sembarangan. Mereka memiliki tubuh yang kecil serta kebutuhan asupan nutrisi yang kecil pula. Oleh sebab itu, kenali makanan terbaik untuk anjing ras mini anda!

Apa Itu Anjing Ras Mini?

Anjing ras mini merupakan anjing dengan ukuran kecil. Ukurannya bermacam-macam, tergantung dengan ras anjing tersebut. Contohnya anjing ras mini seperti mini pomeranian, ukurannya hanya berkisar antara 1 hingga 2 kilogram. Untuk ras-ras lainnya, seperti toy poodle, ukurannya juga berkisar antara 1,5 hingga 2,5 kilogram. Sangat kecil, kan?

2 Jenis Makanan Terbaik Untuk Anjing Ras Mini

Karena ukurannya yang mini, anda harus sangat menjaga kesehatannya. Kadar gula darah harus selalu diperhatikan, caranya adalah dengan memperhatikan makanan yang anda berikan. Biasanya, anjing dengan ukuran kecil membutuhkan kadar protein kurang lebih 20% dan kadar lemak kurang lebih 5%. Lebih jelasnya, mereka membutuhkan protein dan lemak yang cukup tinggi. Selain itu, mereka juga tidak dapat diberikan makanan dengan kualitas abal-abal. 

Penting untuk dicatat, ukuran protein dan lemak yang dibutuhkan tersebut harus disesuaikan lagi dengan usia mereka. Agar lebih jelas, anda dapat melakukan konsultasi khusus pada dokter hewan terdekat atau panggil dokter hewan ke rumah anda

Bagi anjing ras mini, jenis makanan yang paling sesuai adalah makanan kaleng (makanan basah) atau makanan kering dengan kadar protein dan lemak yang tinggi. Di samping itu itu, jangan lupa untuk perhatikan lagi untuk ras apakah makanan tersebut. Tiap-tiap kemasan biasanya sudah mengandung informasi tersebut, kok!

Dalam makanan anjing komersial atau makanan yang dapat anda beli di petshop terdekat, biasanya terdapat keterangan untuk anjing ukuran apakah makanan tersebut. Apabila anda membeli makanan anjing yang didesain untuk banyak ras, anda cukup melihat keterangan berat badan anjing yang dianjurkan. Namun, ada juga makanan anjing yang cukup spesifik dengan ras anjing. Jadi, anda bisa langsung memilih ras anjing sesuai anjing anda.

Cukup mudah, kan? Yuk, mulai sekarang selalu sesuaikan jenis makanan anjing dengan rasnya!

Penyebab Jamur Pada Kucing dan Cara Mengobatinya

Jamur pada kucing umumnya akan terlihat pada bagian telinga dan wajahnya. Infeksi jamur adalah salah satu masalah kesehatan hewan yang seringkali kita jumpai terutama pada kucing. Kita juga biasa menyebutnya dengan ringworm atau dermatophytosis.

Sebagai pemilik hewan, pastinya kita akan sangat bahagia jika hewan kesayangan kita tampak sehat. Maka dari itu, kita harus mengetahui penyebab dari jamur yang menginfeksi kucing agar bisa menghindarinya.

Kondisi kucing yang terkena infeksi jamur atau ringworm tidak hanya membahayakan tubuh anabul tersebut tapi juga bisa menular ke anabul lainnya bahkan bisa ditularkan kepada manusia. Untuk itu, diperlukan penangan yang tepat dan cepat untuk mengobatinya.

Penyebab Jamur Pada Kucing

Kucing yang terinfeksi jamur dapat menyebabkan bulu nya rontok, kusam, tampak kemerahan, muncul ketombe sampai kurap di tubuhnya. Dampak lain dari jamuran bisa lebih berbahaya, untuk itu ketahuilah beberapa penyebab jamuran pada kucing dibawah ini agar kalian bisa mencegah terjadinya infeksi jamur.

Penyebab munculnya jamur yang pertama adalah karena sistem kekebalan tubuh kucing yang rendah. Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI), Dr drh Ambar Retnowati, MSi, sebagian besar kucing dewasa yang sehat memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat untuk melawan infeksi jamur. Namun, ketika sistem kekebalan tubuh sedang lemah, maka kucing bisa terkena infeksi jamur.

Selain itu, penyebab ringworm lainnya adalah microsporum canis, microsporum persicolor, microsporum gypseum, trichophyton dan mentagrophytes. Namun empat penyebab jamuran ini bisa dikatakan jarang dan tidak umum terjadi.

Cara Mengobati Jamur Pada Kucing

Seperti yang sudah dibahas, jamur yang menyerang kucing sangat berbahaya dan bisa menular. Jika kucing kesayangan Anda menunjukan gejala jamuran seperti demam, suka menggaruk telinga secara berlebihan dan terdapat kurap. Sebaiknya langsung periksakan ke dokter hewan.

Dokter hewan ke rumah dari Pet Care sangat direkomendasikan karena Pet Care bekerja sama dengan para dokter yang profesional dan berpengalaman dalam memberikan tindakan medis yang tepat. Segera hubungi call center Pet Care untuk menjadwalkan konsultasi dengan dokter hewan terbaik.

Anjing Penjaga Mana yang Ramah Pada Pemilik Rumah?

Anjing penjaga rumah seringkali dipelihara dengan tujuan menjaga rumah dari hal-hal yang buruk, seperti pencuri, penjahat, dan lain-lain. Sebagian orang juga memelihara anjing penjaga untuk dijadikan teman. Namun, tahukah anda tentang jenis-jenis anjing penjaga yang paling ramah terhadap orang rumah, tetapi juga dapat menjaga rumah dengan baik? Yuk, kenalan dengan 4 jenis anjing penjaga berikut! 

German Shepherd

German Shepherd sejatinya sering disebut sebagai anjing serba bisa. Mereka seringkali digunakan sebagai anjing yang membantu polisi, menjaga rumah, hingga membantu tim penyelamat. Ukurannya yang besar seringkali membuat German Shepherd dipilih sebagai anjing penjaga rumah. Seiringan dengan badannya yang besar, German Shepherd juga sangat lincah, aktif, dan protektif terhadap sekitarnya. Tak sampai disitu, German Shepherd juga sangat pintar dan dapat mengerti perkataan manusia. Bahkan, German shepherd juga memiliki sifat manja dan ingin terus diperhatikan. Jadi, tidak heran kalau anjing penjaga satu ini dinilai ramah terhadap pemiliknya!

Rottweiler

Rottweiler merupakan anjing yang tergolong dalam deretan anjing serba bisa. Seperti German Shepherd, anjing ini juga seringkali dijadikan sebagai anjing polisi. Nemun, di daerah aslinya, Rottweiler lebih digunakan sebagai anjing penggembala ternak serta pembawa barang. Siapa sangka, anjing dengan warna bulu didominasi hitam nan gagah ini juga sebenarnya ramah terhadap manusia? Jika tidak merasakan hal-hal aneh pada manusia, Rottweiler juga dapat menjadi anjing yang sangat lucu, menggemaskan, dan sangat mudah untuk disukai. Hal ini terjadi karena pada dasarnya Rottweiler mempunyai sifat yang tidak temperamen, setia terhadap pemiliknya, baik hati, dan tenang. 

Belgian Malinois

Belgian Malinois merupakan salah satu anjing penjaga yang seringkali mendapatkan pusat perhatian akibat kepintarannya. Belgian Malinois juga sering digunakan untuk membantu pekerjaan polisi. Seekor Belgian Malinois bernama Cairo, berhasil menarik perhatian publik akibat aksinya membantu tim 6 Navy SEAL dalam menangkap Osama bin Laden di tahun 2011 silam. Selain aksinya dalam membantu polisi, Belgian Malinois juga terkenal sebagai anjing yang setia dan kuat. Sifat-sifat inilah yang membuat Belgian Malinois sebagai anjing penjaga terbaik. Di samping itu, Belgian Malinois juga sangat ramah dan patuh pada pemiliknya. Jika ditempatkan sebagai penjaga rumah, Belgian Malinois juga dapat diandalkan serta sangat tanggap terhadap situasi.

Akita

Pada dasarnya, Akita memiliki sifat yang protektif sehingga digunakan sebagai anjing penjaga pada abad pertengahan untuk melindungi kaisar-kaisar Jepang beserta keluarganya. Seiring berjalannya waktu, banyak orang juga menggunakan anjing Akita sebagai penjaga rumah. Selain itu, Akita sendiri merupakan simbol bagi kesehatan yang baik serta hidup panjang di negara Jepang. Sifat Akita yang mudah bergaul, ceria dan lucu menjadi poin plus bagi kamu yang ingin memelihara anjing penjaga di rumah.

Nah, bagaimana kelima anjing-anjing di atas? Apakah anda tertarik untuk memelihara salah satunya? Apabila anda tertarik, ada satu hal yang harus ada pahami. Selayaknya anjing yang dilatih untuk menjaga rumah, merubah anjing-anjing ini menjadi ‘jinak’ seperti anjing dengan ras kecil akan memerlukan latihan yang panjang. Selain itu, otak mereka yang cerdas juga harus diimbangi dengan nutrisi yang sesuai agar mudah menangkap latihan. Setiap tahunnya, imbangi nutrisi pada anjing-anjing ini dengan pemberian vaksin rutin untuk anjing. Bila perlu, panggil layanan vaksin hewan di rumah yang disediakan oleh PetCare